Hawa dingin mulai menusuk badan. Menusuk hingga tulang-tulangnya dan memintaku untuk lebih erat menarik selimutku. Rintikan hujan mulai terdengar di telingaku. Ahh sungguh malasnya,untuk beranjak dari tempat tidurku. Tapi jika aku mengingat senyum indah mu, ingin rasanya segera berangkat ke kampus menemuimu. Hmm, dia lagi dia lagi. Sudahlah semakin aku mengingatnya semakin juga aku akan merasakan sakit yang lebih lagi. Melihat mu menggandeng wanita lain dan selalu menggumbar senyum terbaikmu padanya, semakin membuatku semakin sakit lagi. Rasa penasaran ku pada dirimu, memberikan sebuah semangat tersendiri untuk berarjak menuju kampus.
Entah serangan sakit ini kembali menusuk ulu hati ku, tepat di depan kampus, baru saja datang, Aku sudah melihatmu tertawa bersama wanita itu lagi, tak tanggung tanggung kau tertawa begitu lepas, sepertinya kamu begitu mencintainya. Begitu juga dengan ku, aku juga begitu mencintai mu. Ahh sudah lah. Rintikan hujan yang semakin menjadi membangunkanku dari lamunan yang begitu menyiksa dan dengan sengaja menyuruh ku untuk beranjak menuju kelas.
Akhirnya jam pelajaran yang makin membuat ku penat berakhir juga. Kantin. Tempat yang selalu memberiku suasana kenyang. Haha ya kenyang, namun pasti akan lebih gembira lagi jika aku di sini bersama mu. Bukannya semakin membuatku gembira namun semakin membuatku jadi sakit hati, melihat mu dari belakang "menyuapi' peri kesayangmu. Ya melihatmu dari belakang. Punggung itu, punggung itu yang selalu seakan memberikan isyarat yang kuat untuk aku memeluknya erat dari belakang dan melihat senyum manisnya yang alasanya adalah diriku.
Sebenarnya aku juga tidak menyalahkan mu, atau pun wanita itu. Setiap manusia berhak merasakan cinta. Kau juga masih baik terhadapku, tapi mengapa ketika aku mulai menghapus bayangmu dari benakku, dirimu selalu menghampiriku untuk bertemu dan menceritakan semua cerita manis mu bersamanya. Aku tersenyum miris ketika mendengarnya, Entah bagaimana harus aku mengekspresikannya ketika kau bercerita. Sedihkah? Menangis? Atau malah aku harus tersenyum dan gembira melihat lelaki yang aku cintai bahagia walaupun bukan dengan diriku. :")


0 komentar:
Posting Komentar