Kamis, 25 Desember 2014

Air Mata

Diposting oleh pasandaa di 09.06.00 0 komentar
Setiap mata berhak untuk menahan air mata, setiap hati berhak menahan rasa sakit. Setiap hati boleh merasakan indahnya jatuh cinta. Tapi saat ini yang aku rasakan jatuh cinta yang amat menyakitkan. Aku mencintai seseorang yang belum tentu juga mencintai ku. Apa iya aku harus mencintainya dengan bulir air mata? air mata yang setiap malam jatuh berlinang hingga membasahi tiap sisi bantal ku. Menahan amarah, memendamnya sendirian. memang begitu sakit jika harus berjuang sendirian. Apalagi jika mengingatnya tertawa bersama perempuan lain. Aku senang jika melihat mu senang, tapi hatiku pasti akan lebih senang jika aku bisa menjadi alasan mu untuk tersenyum. Biarlah air mata ini jatuh mengalir bersama kisah ku. :')

Senin, 24 November 2014

Friendzone

Diposting oleh pasandaa di 09.05.00 0 komentar
Melihatmu bersamanya, mebuat air mata ini mengalir membasahi pipiku. Melihatmu melingkarkan tangan mu di pinggangnya, membuatku semakin merasakan sakitnya cinta yang tak terbalas. Mungkin saat ini kita masih saling bertemu dan membuat kekonyolan bersama tapi mungkin sebatas teman saja. Tawamu selalu membuat ku nyaman tapi, aku ingat hati mu bukan untuk ku. Begitu sulit untuk berpura-pura menjadi teman dengan seseorang yang istimewa ketika setiap kali melihatnya , semua yang kita lihat adalah segala sesuatu yang ingin kita miliki namun mungkin hanya sebatas sepotong mimpi. Kadang kala kita perlu terima ada orang yang diciptakan Tuhan hanya untuk  ada didalam hati kita. Tapi bukan dalam hidup kita. I feel the worst feeling in the world is loving someone who's in love with someone else. Not just because you feel rejected like they've found someone better. What hurts the most is the fact that you can't tell them how you really feel, partly because you're scared, mostly because you know it won't make a different. :)
Untuk mu yang 
selalu membuatku untuk tersenyum 
tapi juga membuat ku menjadi hancur 

Senin, 17 November 2014

Sehangat Coklat Panas

Diposting oleh pasandaa di 09.03.00 0 komentar


Kita "sekarang" mungkin hanya bisa menatap langit malam, menghitung kerlap kerlip bintang, menunggu cahaya melesat dari langit, mengingat semua kenangan. Lalu saling mendoakan. Mungkin saat ini kita masih saling bertatap muka, tapi tidak untuk membuka suatu percakapan empat mata. Mungkin bila benar terjadi, kita berdua pasti "SADAR" yang kita bicarakan hanyalah "kenangan masa lalu". Mengingat semua candamu, mengingat kekonyolanmu. Entah, itu semua terus membayangiku ketika malam indah datang melanda. Aku rindu senyummu yang hangat serta manis itu. :)

Serpihan Coklat 3

Diposting oleh pasandaa di 09.00.00 0 komentar
Selamat malam sahabat chocooooo :)
Malam ini hujan masih saja mengguyur di daerahku. Aku masih menggenggam coklat batangan ku. masih setia menemani malam dinginku. Entah mengapa aku begitu mencintai coklat. Rasanya yang manis dan cocok untuk siapapun. Tapi menurut ku makan coklat tidak akan membuat sahabat choco menjadi gemuk, kalau mengkonsumsinya juga wajar.Ternyata dalam biji cokelat mengadung bahan  yang disebut dengan  Phenylethylamine bisa membuat bahagia. Cokelat juga dipercaya bisa membuat perasaan kita jadi lebih tenang karena adanya kandungan Dopamine. Kandungan itu juga akan mampu memperbaiki mood kita saat lagi down atau bete. Jadi jangan takut-takut buat jadi pecinta coklat :)

Minggu, 16 November 2014

Missing You In The Rain

Diposting oleh pasandaa di 08.59.00 0 komentar


Jam berdentang dengan keras menujukkan pukul 19.00. Tetesan air itu mulai terdengar yang mula hanya beberapa tetesan kini datang dengan bertubi-tubi. Hembusan dinginya angin pun mulai terasa yang nyelonong saja masuk lewat celah-celah jendela kamar ku. Aku ingat saat itu aku sedang bersamanya ditengah hujan lebat seperti ini. Hanya kita berdua dan payung yang setia menemani kita disaat hujan. Terekam jelas suara tawa nya, suara tawaku, suara tawa kita. Setelah kejadian itu saat kedua orang tua mu tidak menyetujui hubungan kita, aku tak bisa berbuat apa-apa. Tak terasa air mata telah menetes hingga ke pipi ku. Menyadari apa yang telah terjadi. Sesak terasa sekali dalam dada ku. Fisik ku sudah bisa terima semua ini tapi batin ini masih tersiksa jika masih teringat tentang mu. Masih berbalas pesan denganmu, masih selalu bertukar kabar melalu telephone, mungkin juga berbalas kabar di sosial media. Aku tak tau sampai kapan ini akan berlangsung. Mungkin nanti kau akan bahagia dengan wanita pilihan kedua orang tua mu.

Jika kau bisa menhitung titik-titik hujan itu, sebanyak itu lah aku merindukanya. Setiap kali aku mendengar rintik-rintik hujan itu aku selalu mengingat senyum manismu. Senyum yang begitu indah berhiaskan dengan lesung pipimu yang dalam. Mungkin ini sudah jalan kita. Itulah kenangan yang diberikan hujan kepadaku. Biarlah air mata ini mengalir bersama kisahku. entah berapa liter lagi air mata yang akan aku keluarkan. Apa aku harus mencintai mu dengan bulir-bulir air mata?  :'(

Kali ini hujan turun lagi
Menjatuhkan sejuta kenangan
Yang tak akan pernah terlupakan

Cinta Tak Pernah Salah

Diposting oleh pasandaa di 08.58.00 0 komentar


Masih terukir jelas senyumnya di benak ku. Menghisai setiap malam-malam ku. Baru saja suara mu hilang dari sambungan telephone yang setiap malam aku gunakan untuk menanyakan kabarmu atau sekedar basa-basi dan bercanda dengan mu. Aku sangat ingin pagi segera datang, aku sangat merindukan mu, padahal baru 10 menit yang lalu aku masih mendengar suara mu. Tapi bagi ku tak cukup hanya suaramu, tapi hadirmu.
Pagi itu aku cemas-cemas rindu menunggu pangeran malamku.
"Hai, baru datang yaaa?" sapaku seraya memegang pundaknya. Laki-laki yang berada di sebelahku adalah laki-laki yang selalu menemani setiap malam-malam sepiku.
"Iya nih, kamu tau sendiri kan, Macet!"
" haha, makanya bangunnya pagi dongg,"
"yeee, kamu tau sendiri kan, aku orangnya paling ga bisa bangun pagi" ucapnya seraya mengusap-usap rambutku yang terurai panjang. Entah mengapa saat-saat seperti ini selalu aku rindukan ketika sepi datang melanda ku.
" eh iyaa, ini aku bawa bekal, kamu mau coba? aku buatin semur daging kesukaan kamu"
" manaa? beneran ini kamu buatin buat aku? tau aja kalau lagi laper"
" iya dongg, nih cobain" Dia mulai lahap menghabiskan semur daging yang aku buat.
Memang hampir setiap pagi aku membawakan nya bekal. Aku membuat makanan kesukaanya dengan penuh rasa sayang. Tapi aku tak tahu, sebenarnya kita ini punya hubungan apa? Benar-benar tanpa status!. Aku tak pernah berani mencoba untuk bertanya padanya, aku takut untuk memulai pembicaraan tentang masalah cinta. Tapi aku selalu terasa nyaman bila didekatnya, dia juga selalu melindungiku. Tapi entah, harus berapa lama lagi aku menunggu kata-kata yang keluar dari mulutmu untuk menyatakan cinta padaku. Aku sadar cinta ini tak pernah salah. Tapi apa aku harus selalu tertekan seperti ini? Merasakan cinta tapi tak punya hubungan apa-apa atau dia hanya menganggapku sebagai si pembawa bekal? Entahlah :"(

Untuk mu yang selalu menemani setiap malam ku
walau tak ada status apa-apa

Sabtu, 15 November 2014

Serpihan Coklat 2

Diposting oleh pasandaa di 08.55.00 0 komentar
Secangkir coklat hangat dan manis 

Selamat malam Sahabat Chococo,
Hari-hari ini hujan terus datang mengguyur. Menari-nari indah bersama dedaunan yang mulai rapuh dan akhirnya terbang bersama angin malam. Diam merebahkan diri dalam bilik kamar memegang sebuah novel yang menyantap coklat panas mulai jadi kebiasaan ku. Begitu juga dengan kisah asmaraku. Jika mendengar tentang secangkir coklat panas, aku selalu mengingatnya. Dia bagai serpihan coklat yang mulai meleleh dan rela membakar dirinya untuk mulai menghangatkan ku :)

Jumat, 14 November 2014

Coba Pahami

Diposting oleh pasandaa di 08.55.00 0 komentar
Tuhan memang satu, kita yang tak sama
Haruskah aku lantas pergi
Meski cinta takkan bisa pergi


Apa ada yang salah ketika dua insan manusia yang berbeda bersatu untuk saling merasakan indahnya cinta? Ketika kedua tangan ku ini mengepal menjadi satu, duduk damai dalam bait-Mu mencintai seseorang yang menengadahkan kedua tangannya meminta ampun pada yang Kuasa dan menggenggam erat tasbihnya. Entah apa yang salah ketika dua manusia yang berbeda imannya bersatu untuk saling mencintai? Coba pahami, kita saling mencintai karena memang harus ada perbedaan. Menyamakan perbedaan itu, menyatukan cinta yang berbeda supaya menjadi satu, dan akhirnya harus merelakan mereka yang memutuskan untuk pergi. Salib-Mu menyadarkan diriku, mungkin memang bukan dia yang akan menjadi pendampingku. Tapi aku begitu mencintainya!. Tapi kehendak Tuhan berbeda. Dulu memang aku rasa ini tidak adil. Setelah aku mencoba memahaminya, aku mengerti. Rencana Tuhan memang lebih indah. Aku berjanji Tuhan, besok orang yang akan mendampingiku juga harus mencintai-Mu Tuhan :) 

Kamis, 13 November 2014

Ada Apa Denganmu

Diposting oleh pasandaa di 08.51.00 0 komentar
Sorot mata mu belum berubah
Jemari mu yang selalu aku genggam
juga belum berubah
Tapi entah mengapa 
aku merasakan ada yang berbeda
Entah aku juga tak tau

Mungkin sikap mu yang selalu 
berusaha untuk menghindariku
Senyummu yang tak seindah dulu
Mungkin hanya sebuah senyuman palsu
Katakan, katakan saja 
Aku tak tau


Aku benci dengan semua ini
Mencintai dalam sepi
Aku benci dengan semua ini
Mencintai dalam ketidakpastian
Entah aku juga tak tau
Ada apa denganmu serpihan coklat ku?  

Rabu, 12 November 2014

Serpihan Coklat yang Kembali

Diposting oleh pasandaa di 08.51.00 0 komentar


Entah mengapa perasaan ini masih ada. Deretan rak buku itu masih membayangiku, tempat pertama kali ketika aku bertemu dengan nya. Senyum manisku masih mengembang disana ketika  masih terlihat jelas punggungnya yang begitu indah terlihat dari belakang. begitu ingin jemari ini  menyentuhnya, memeluknya dari belakang. Ahh mungkin itu hanya impian ku, tak usah aku bermimpi setinggi itu hanya membuatku semakin sakit. "Lepaskanlah ikatanmu dengan aku....." dering hp ku terdengar dan menyadarkan ku dari lamunan yang begitu indah. "aduhh menggangguku saja" ucap ku seraya mencari-cari hp ku yang berbunyi. Entah aku tak tau apa yang terjadi, seraya tubuh ini bergetar hebat dan desir darah terasa begitu hebat ketika sorot mata nya tepat bertemu dengan pandangan ku, segera aku menundukkan wajahku. Dia hanya geleng-geleng saja. " Woy angkat dong telfoon nya di perpustakaan nihh, berisik!" katanya. "eh iyaaa maaf" jawabku sangat malu mendengarnya berkata seperti itu. Terdengar seperti gemuruh dan petir yang datang menyambar. Wajahnya yang begitu tampan dan sikap nya yang begitu dingin, akhirnya dapat mengeluarkan suara yang begitu menyayat hati. Mungkin sikap ku yang begitu pendiam di masa SMA ku membuat nya tidak pernah ingin berteman denganku. Memang saat itu aku hanya seorang adik kelas nya yang tidak sepopuler pacarnya, yang seorang ketua cherssleader yang begitu indah rupanya dengan kedua orang tuanya yang kolongmerat. Berbeda dengan ku yang hanya memiliki wajah oriental Indonesia dan orang tua yang hanya seorang wirausahawan. 

Hari itu aku pergi menuju toko buku terdekat. Hanya menggunakan t-shirt dan rok semampai dihiasi dengan flat shoes,aku melajukan motorku menuju toko buku. Sesampainya disana aku langsung mencari buku untuk mencari materi yang ditugaskan oleh dosenku. Saat menuju kasir aku melihat seorang lelaki yang sedang sibuk dengan transaksi jual belinya, membayar barang yang ia beli. Dari belakang aku begitu mengenali nya. Tepat 4 tahun yang lalu di perpustakaan ketika aku melihatnya dari belakang. Ternyata benar orang itu adalah Dia. Orang yang memaki ku saat terdengar suara dering hp ku yang mengganggunya. Orang yang begitu aku rindukan.Orang yang sangat ingin aku peluk.  "eh kamu yang waktu itu di perpustakaan yaa?" tanya nya saat aku membayar buku yang aku beli. "iya, ternyata masih ingat" jawabku dengan persaan yang begitu bahagia bagai bidadari yang terbang hingga langit ke tujuh. "maaf soal yang duluu" katanya lagi. "oh iyaaa tak apaa" ucap ku dengan senyum terbaik ku.
Semenjak saat itu aku begitu akrab dengan nyaa. Dan menjadikan  perasaan ini menjadi lebih dekat dan lebih dekat lagi.  :)

Jadi menurut ku Dia yang aku sayangi seperti Serpihan Coklat yang begitu manis yang mampu melengkapi batangan coklat yang rapuh dan menjadikanya sempurna. Dia adalah Serpihan Cinta yang melengkapi diriku yang begitu rapuh dan menjadikanku menjadi Sempurna. :")

Selasa, 11 November 2014

Serpihan Coklat

Diposting oleh pasandaa di 08.48.00 0 komentar

Coklat, manis dan lembut.

Aku rasa Cinta itu seperti coklat. Memang jika coklat itu masih murni mungkin akan terasa pahit, begitu juga dengan Cinta, jika Cinta tersebut hanya dimiliki oleh seorang saja tetapi sang  pangeran yang ia impikan tidak merasakan rasa Cinta itu pasti rasanya juga pahit. Sebaliknya jika coklat tersebut sudah mendapat campuran susu dan gula pasti akan terasa manis, begitu juga dengan Cinta, jika sang pangeran hati juga ikut campur dalam urusan hati pasti Cinta yang akan kita rasakan pasti terasa manis. :)

Senin, 10 November 2014

Tapi kamu tidak!

Diposting oleh pasandaa di 08.46.00 0 komentar

Aku menyerah
Aku mundur
Aku menyerah untuk memperjuangkanmu
Lama aku menunggumu
Tapi kau tak pernah mengerti
Aku yang selalu menunggumu
Walau hanya dari kejauhan
Aku yang selalu merindukanmu
Walau akhirnya hanya dengan air mata

Tapi apa kau tahu semua itu?
Aku kira dirimu tau
Tapi kau mengacuhkanya!
Iya kan?

Jika kau mencari yang sempurna
Aku mundur
Tapi jika kau  mencari yang selalu ada
Aku maju, bisa jadi aku yang paling depan
Tapi sayang,
Mungkin hanya aku yang terlalu sayang

Tapi kamu tidak! 

Minggu, 09 November 2014

Memendam

Diposting oleh pasandaa di 08.44.00 0 komentar

Panas terasa dipelupuk mata
Gumpalan air itu berusaha mendesak keluar
Keluar! Menumpahkan semua amarah
Amarah, emosi yang selama ini aku pendam

Memendam? Iya! Yang aku pendam sendiri
Letih hati ini memendamnya
Yang aku butuhkan saat ini hanyalah dia
Iya, dia yang aku butuhkan
Untuk menupahkan segala rasa
Yang selama ini aku pendam

Diam sejenak saja
Bersandar di bahunya
Melepas letih dan menumpakan air mata
Agar dia tau,
Selama ini aku memendamnya


Aku mencintainya!
 

pasandaa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea